Sabtu, 22 September 2012

FESTIFAL JUKUNG RAMAIKAN HARI JADI KOTA BANJARMASIN KE 486

1 komentar

Banjarmasin BUNGAS itu dambaan semua warga, Banjarmasin di usianya yang ke 486 jangan biarkan KERIPUT dan PEOT dimakan zaman, jagalah dia agar tetap menjadi “BANJARMASIN BUNGAS”. Banjarmasin BUNGAS itu dambaan semua warga, Banjarmasin di usianya yang ke 486 jangan biarkan KERIPUT dan PEOT dimakan zaman, jagalah dia agar tetap menjadi “BANJARMASIN BUNGAS”. Salah satu bentuk upaya melestarikan budaya Banjar adalah dengan diselenggarakannya Festival Jukung Hias dan Tanglong yang diselenggarakan setiap tahun, biasanya bertepatan dengan Hari Jadi Kalimantan Selatan dan merupakan salah satu bagian dari Festival Budaya Pasar terapung. Festival ini diadakan di atas aliran sungai Martapura. Dalam festival ini, peserta harus menghias jukungnya seindah mungkin dengan berbagai ornamen dan bentuk yang menarik seperti kepala naga, replika rumah Banjar, dan lain – lain yang dipadukan dengan lampu-lampu hias (tanglong) warna warni. Penilaian terhadap peserta dilaksanakan 2 kali yaitu siang dan malam hari. Siang hari jukung – jukung itu dinilai dari keindahan bentuk dan hiasannya, tidak jarang para peserta itu juga menampilkan kesenian khas banjar untuk lebih mendukung penampilan jukung mereka. Pada malam hari peserta juga dinilai dari keindahan tanglong (lampu hias) yang dipasang dijukung para peserta. Suasana semarak kemilau warna-warni dari jukung-jukung tersebut juga akan terpantul permukaan Sungai Martapura yang mengalun tenang. Pada saat itu, warga Banjarmasin seakan tumpah ruah dan memadati tepian sungai Martapura untuk menyaksikan pemandangan yang indah dan menarik ini. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Banjarmasin, Norhasan mengemukakan bahwa rangkaian kegiatan memeriahkan hari jadi itu akan diawali pada 22 September 2012 dengan Festival Jukung Tanglong di sungai Martapura. "Bahkan rencananya kita buat panggung musik di atas kapal tongkang pada malam itu," ujarnya. Saat ini, kata Norhasan, persiapan dan pendaftaran sudah dibuka, dan seluruh kelurahan tampaknya mendaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pada penutupan festival itu nanti, akan digelar pesta kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya. Kemudian puncak acara Harjad 24 September 2012, ada pergelaran seni budaya selama sepekan. "Pokoknya dalam kaitan memperingati Harjad Kota Banjarmasin kita berusaha ciptakan semeriah mungkin," umbar Norhasan. Setiap malam selama sepekan nanti akan ada pergelaran seni budaya seperti Mamanda, Wayang Gung, dan musik tradisional. Ia berharap dengan adanya berbagai kegiatan festival dan pergelaran seni menjadi daya pikat wisatawan sekaligus hiburan bagi masyarakat Banjarmasin.

1 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

FANS BOX