Berikut adalah sekelumit mengenai persamaan dan perbedaan antara Keputusan Kepala BSKAP Nomor 032 Tahun 2024 (Sumber 1) dan Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046 Tahun 2025 (Sumber 2):
Persamaan dari Kedua Sumber
Meskipun diterbitkan pada tahun yang berbeda, kedua dokumen ini memiliki dasar tujuan yang serupa:
Fungsi Utama: Keduanya merupakan peraturan yang menetapkan Capaian Pembelajaran (CP) untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar (SD/SMP), hingga Pendidikan Menengah (SMA/SMK).
Struktur Fase: Kedua sumber menggunakan sistem Fase untuk mengelompokkan pencapaian belajar murid, yaitu:
Fase Fondasi untuk PAUD.
Fase A sampai F untuk jenjang SD hingga SMA/SMK.
Fase berdasarkan usia mental untuk pendidikan khusus (SLB).
Transisi PAUD ke SD: Kedua tekanan pentingnya penyelarasan antara Fase Fondasi di PAUD dan Fase A di SD untuk memastikan transisi belajar yang berkesinambungan dengan memperhatikan 6 kemampuan fondasi anak
Sifat Kurikulum: Keduanya merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang dirancang untuk memberikan ruang sesaat bagi satuan pendidikan dalam merencanakan tujuan pembelajaran sesuai visi-misi mereka.
Perbedaan dari Kedua Sumber
Sumber kedua (Tahun 2025) membawa beberapa perubahan penting dan kesegaran dibandingkan sumber pertama (Tahun 2024):
1. Kementerian yang Menerbitkan:
◦ Sumber 1 (2024): Diterbitkan di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi .
◦Sumber 2 (2025): Diterbitkan di bawah artikel yang telah berubah namanya menjadi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah .
2. Dimensi Profil Lulusan:
◦ Sumber 1: Mengacu pada 6 dimensi Profil Pelajar Pancasila .
◦ Sumber 2: menerjemahkan konsep tersebut menjadi 8 Dimensi Profil Lulusan , yaitu: (1) Keimanan dan Ketakwaan, (2) Kewargaan, (3) Kreativitas, (4) Penalaran Kritis, (5) Kolaborasi, (6) Kemandirian, (7) Kesehatan, dan (8) Komunikasi.
3. Pendekatan Belajar:
◦Sumber 1: Lebih fokus pada pendekatan konstruktivistik umum di mana murid aktif membangun pengetahuannya.
◦ Sumber 2: Memperkenalkan secara spesifik pendekatan "Pembelajaran Mendalam" (Deep Learning) yang berlandaskan tiga prinsip utama: Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan .
4. Penambahan Mata Pelajaran Baru:
◦ Sumber 2 mencantumkan Capaian Pembelajaran untuk mata pelajaran yang tidak dibahas secara mendalam di Sumber 1, yaitu Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) .
5. Standar Kosakata Bahasa Inggris:
◦ Sumber 2 memberikan panduan jumlah pemahaman yang lebih spesifik berdasarkan tingkat kemahiran (Kata Frekuensi Tinggi), misalnya Fase E setara 3000 kata dan Fase F setara 4000 kata.
6. Status Hukum:
◦ Sumber 2 secara resmi mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi Sumber 1 (Keputusan Nomor 032/H/KR/2024) agar pedoman pendidikan selalu mengikuti perkembangan terbaru.
Analogi Sederhana : Bayangkan Sumber 1adalah sebuah buku panduan memasak versi pertama . Di sana sudah mengajarkan teknik dasar dan resep utama. Sementara Sumber 2 adalah edisi revisi terbaru dari buku tersebut. Isinya tetap tentang memasak, tapi sekarang dipublikasikannya berganti nama, jumlah nilai karakter yang harus dimiliki murid ditambah (dari 6 menjadi 8), ada resep baru (seperti Koding dan AI), dan ditekankan cara memasak yang lebih "dalam" agar hasilnya lebih bermakna dan menyenangkan. Buku edisi lama sudah tidak dipakai lagi karena sudah ada edisi baru yang lebih lengkap ini.
Untuk lebih lengkapnya silahkan download :
- Keputusan Kepala BSKAP RI nomor 32 Tahun 2024 :::...Klik Disini...:::
- Keputusan Kepala BSKAP RI nomor 46 Tahun 2025 :::...Klik Disini...:::











0 komentar:
Posting Komentar